Arsip Tag: Beras

Food Station Pastikan Stok Beras Aman di Jakarta Jelang Ramadhan

Dunia Axis, JAKARTA – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi DKI Jakarta PT Food Station Tjipinang Jaya memastikan produk beras aman di Jakarta jelang Ramadhan tahun ini.

Pamrihadi menjelaskan, stok beras saat ini mencapai 34.000 ton atau lebih dari ketersediaan stok minimal 30.000 ton. Dibandingkan tahun lalu, dia menyebut tidak ada peningkatan jumlah pembelian karena jumlahnya masih di atas rata-rata terbaik.

“Kombinasi ini ideal karena selama Ramadan tidak terjadi perubahan permintaan produk beras secara konstan,” jelasnya.

Terkait Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang menyatakan di wilayah tersebut terjadi kelangkaan produk beras premium, pihak Food Station memastikan produk di wilayah Jakarta aman.

“Sampai saat ini masih berjalan lancar, integrasi dengan Perum Bulog,” imbuhnya.

Dengan begitu, pihaknya memastikan pasokan beras setiap harinya berkelanjutan untuk mengantisipasi kebutuhan menjelang Ramadhan.

Merujuk data situs Informasi Pangan Jakarta dan Badan Pangan Nasional (Bapanas), berikut rata-rata harga 19 jenis bahan pangan pada Senin (12/2) dibandingkan Minggu (11/2).

1. Harga Beras Rp19.296 per kg, naik Rp4.419

2. Beras ukuran sedang 13.576 Rp. per kg, di bawah RP 30

3. Benih kedelai impor 11.660 DKK

4. Bawang Merah Rp37.500 per kg, naik Rp394

5. Siung bawang putih Rp 41.166 per kg turun Rp 543

6. Cabai merah Rp 74.714. per kg turun 233 Rp.

7. Cabai rawit merah Rp 60.085 per kg turun Rp 98

8. Daging sapi putih Rp 138.611 per kg turun Rp 336

9. Daging Ayam Ras Rp 40.470 Harga Rp 803

10. Telur ayam ras 28.128 Rp. per kg naik Rp. 168

11. Gula tebu Rp 16.142 per kg turun Rp 172

12. Minyak goreng sederhana DKK 17.380

13. Tepung terigu curah Rp 10.928 per kg naik Rp 99

14. Minyak goreng curah Rp15.966 per kg, naik Rp201

15. Ikan Tenggiri 36.200 DKK

16. Tuna DKK 36.380

17. Bandeng DKK 41.140

18. Garam halus beryodium Rp. 11.540

19. Tepung terigu tidak besar 13.130

Pemerintah Stop Sementara Bansos Beras, Ekonom: Banyak Protes, Baru Dihentikan

Dunia Axis, Jakarta – Ekonom Center for Economic Reform (CORE) Indonesia Elisa Mardian angkat bicara soal rencana pemerintah menghentikan sementara distribusi jatah beras jelang hari pemungutan suara. Ia menilai rencana bantuan pangan beras ini tidak boleh diungkapkan secara detail menjelang pemilu.

Eliza mengatakan, sejak awal makanan beras ini harus diberikan sesuai jadwal yang diinginkan penerimanya. “Jangan terburu-buru secara tiba-tiba. Kalau sekarang dihentikan karena banyak protes dari berbagai kelompok,” kata Elisa dalam keterangannya kepada Tempo, Kamis, 8 Februari 2024.

Menurutnya, dukungan yang diberikan kepada masyarakat menjelang pemilu menjadi penyebab kekacauan dan dikendalikan oleh politik. “Secara fisik, bantuan pembangunan tidak boleh disalurkan sedikit demi sedikit sebelum pemilu agar tidak menimbulkan kekacauan, karena mudah dipengaruhi oleh keinginan segelintir orang,” ujarnya.

Elisa berpendapat, bantuan pemerintah seharusnya ditujukan untuk membantu masyarakat miskin agar daya beli mereka tidak terpuruk akibat inflasi. Bantuan negara merupakan hak masyarakat miskin, sebagaimana Pasal 45 ayat (34) UUD menyatakan bahwa “anak-anak miskin dan terlantar diurus oleh negara”.

Di luar itu, kata Elisa, bantuan pembangunan tidak lagi mampu menekan inflasi. Harga beras saat ini menunjukkan tren kenaikan. Faktanya, permintaan produk beras semakin meningkat jelang pemilu 2024.

Berikutnya: Direktur Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arif Prasetyo Adi dulu….

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arif Prasetyo Adi sebelumnya mengatakan pemerintah akan mendistribusikan kembali bantuan pangan terkait beras tahun ini untuk meredam kenaikan harga, terutama untuk barang-barang yang harganya mudah berfluktuasi.

Menurut Arief, bantuan beras tersebut merupakan perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dibentuk Badan Pangan Nasional menyediakan Perum Bulog untuk disalurkan kepada masyarakat.

“Pemerintah mendistribusikan produk beras untuk membantu saudara-saudari kita yang miskin sambil menjaga agar harga barang-barang yang tidak berkinerja baik tetap naik karena beras menyebabkan kenaikan harga lebih dari 0,5 persen populasi negara ini. Jadi bantuan pangan beras adalah salah satu cara yang “dilakukan pemerintah untuk menekan inflasi,” ujarnya. Hal itu disampaikan Arief dalam siaran pers Badan Pangan Nasional di Jakarta, Kamis, 1 Februari 2024.

Inflasi adalah inflasi yang disebabkan oleh perubahan harga suatu barang tertentu secara cepat dan tidak terduga. Produk yang harganya mudah berfluktuasi antara lain beras, gula, daging, dan telur.

Namun pada 11 hingga 14 Februari 2024, Presiden Jokowi memutuskan menghentikan sementara penyaluran bantuan pemerintah. Menurut Arief dalam keterangannya yang ditulis pada Rabu, 7 Februari 2024, rencana tersebut dilakukan agar pemilu bisa berjalan lancar.

JOHANES MAHARSO | ANTARA | ANNISA FEBIOLA

Pilihan Redaksi: Jangan Dampingi Jokowi Bangun Dua Tol, Menteri PUPR Basuki Jelaskan Aksinya di Tunisia

Politik babi adalah istilah yang berasal dari masa perbudakan di Amerika Serikat. Baca selengkapnya

Sebelum pemilu 2019, Watchdoc menayangkan film dokumenter tentang pembunuh seks. Apakah ada banyak perbedaan dengan Dirty Vote? Baca selengkapnya

CEO PolMark Indonesia Ip Saefullah Fath meluncurkan proyek pemantauan jajak pendapat bernama Warga Jaga Suara. Baca selengkapnya

Presiden Jokowi menaikkan gaji pegawai Bawaslu jelang Pemilu 2024. Baca semuanya

Berita keuangan dan bisnis terkini Selasa 13 Februari 2024 diawali dengan rangkaian iklan pemilu 2024. Baca selengkapnya

Masa mengheningkan cipta selama pemilu dimulai pada Minggu, 11 Februari hingga hari pemilu. Berikut beberapa hal yang tidak boleh Anda lakukan saat waktu tenang. Baca selengkapnya

Klingking Fun 2024 memungkinkan kampanye iklan di hotel, restoran, dan tempat hiburan. Baca selengkapnya

Ada beberapa tempat wisata yang juga menawarkan keistimewaan hari pemilu seperti Ancol, Rimba, Taman Safari, dan Jatim Park. Lihat disini. Baca selengkapnya

Hujan ringan mengguyur wilayah Jakarta pada Selasa malam jelang Pemilu 2024. Baca semuanya

Ada 4 alasan mengapa masyarakat harus menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024. Salah satunya adalah untuk mencegah terpilihnya orang yang tidak layak. Baca selengkapnya